Penandatanganan MoU antara Kepala LLDikti IV dan Rektor Unpas

Pada hari Sabtu, 21 Mei 2022 bertempat di Kampus Unpas Jl Tamansari, telah berlangsung penandatanganan nota kesepahaman (MoU), kerjasama antara Kepala LLDIKTI IV Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T. dengan Rektor Unpas, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp., M.Si., M.Kom., IPU. tentang Kerjasama Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi melalui Peningkatan Mutu Dosen. Dalam pertemuan tersebut dari pihak LLDIKTI hadir juga Ibu Gina Indriani, S.Si., M.T., selaku Koordinator Fungsi Diktendik sedangkan dari pihak Unpas dihadiri juga oleh Wakil Rektor 2, Wakil Direktur 3 Pascasarjana, Dekan FKIP, Dekan FK, para Wakil Dekan 1, Ketua P3AI dan Sekretaris SPM.

Dalam sambutan pengantarnya, Ketua P3AI Unpas, Dr. Cartono, M.Pd., MT. menyampaikan bahwa, tujuan dari kerjasama ini adalah untuk mensinergikan peran dan potensi sumber daya yang dimiliki Unpas dalam membantu LLDIKTI IV untuk memperkuat dan mengembangkan mutu Perguruan Tinggi dalam penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi terutama terkait dengan upaya peningkatan mutu dosen melalui Pendidikan dan Latihan (Diklat) PEKERTI dan Applied Approach (AA). Lebih lanjut melalui kerjasama ini, P3AI Unpas dalam waktu dekat selain menyelenggarakan 2 kegiatan diklat yang saat ini sudah berlangsung, juga akan menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) bagi para dosen yang ingin memiliki sertifikat kewenangan sebagai Instruktur PEKERTI-AA dengan ketentuan/ diutamakan mereka yang sudah serdos, memiliki sertifikat Pekerti dan AA yang dikeluarkan dari Perguruan Tinggi resmi yang ditetapkan Kemendibudristek RI, kualifikasi akademik Doktor dan Jafung diutamakan Lektor Kepala.

Sementara Rektor Unpas, yang juga sebagai Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp., M.Si., M.Kom., IPU., menyampaikan terima kasih kepada Kepala LLDIKTI IV atas perhatian dan pembinaannya selama ini. In sya Allah Unpas melalui kerjasama ini akan senantiasa bersinergi dengan LLDIKTI IV dalam penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi terutama terkait dengan upaya peningkatan mutu dosen melalui Diklat PEKERTI dan Applied Approach (AA). Berdasarkan data Alhamdulillah hingga saat ini minat dosen diseluruh Indonesia masih cukup tinggi untuk mengikuti Diklat PEKERTI di Unpas, hal tersebut dikatakan karena Sertifikat PEKERTI menjadi syarat wajib bagi mereka para dosen muda yang akan mengikuti Serdos. Berbeda dengan diklat AA, tidak menjadi syarat wajib, peminatnya kurang. Padahal AA merupakan diklat tingkat lanjut dari PEKERTI dan penting juga bagi dosen-dosen senior untuk terus mengupgrade, meningkatkan kompetensinya sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang terus berkembang sangat pesat terutama terkait dengan Didaktik metodik pembelajaran, inovasi pembelajaran berbantuan teknologi/digital dan manajemen/tatakelola perguruan tinggi modern.

Kepala LLDKTI IV, Dr. M. Samsuri, SPd., M.T. dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih kepada Unpas yang terus berinovasi, berkontribusi dan bersinergi dengan LLDIKTI IV dalam upaya dan kerja bersama meningkatkan mutu perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI IV. Saya mengenal nama dan kebesaran Unpas jauh sebelum menjadi Kepala LLDIKTI IV. Saya mengenal Unpas sebagai perguruan tinggi besar dan ternama sejak Saya bertugas di Kemdikbud RI. Tentu ini adalah modal investasi yang sangat berharga yang harus terus dirawat, dijaga, terus berinovasi dengan meningkatkan mutu kecepatan dan ketepatan layanan yang tertumpu pada upaya pemenuhan kepuasan semua stakeholders baik internal maupun eksternal sesuai dengan tantangan arus perubahan yang begitu sangat dinamis. Lebih lanjut Kepala LLDIKTI menyampaikan, saat ini prioritas utama program LLDIKTI IV adalah menyangkut program akselerasi layanan pada perguruan tinggi terkait dengan laporan pada PDDikti, Jabatan Fungsional dosen dan penataan kelembagaan perguruan tinggi yang tidak sehat, yakni menyangkut masalah-masalah yang dihadapi PTS termasuk di dalamnya masalah penyatuan/penggabungan PTS. Terkait dengan Diklat PEKERTI dan AA yang saat ini sudah berjalan sangat baik dilakukan Unpas harus terus ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya. Secara kualitas/kompetensi para narasumbernya, terus melakukan inovasi kurikulum dan pembelajarannya serta melakukan penyegaran bagi para instruktur. Sedangkan secara kuantitas perlu melaksanakan Training of Trainer bagi para dosen yang sudah memenuhi syarat/kualifikasi yang ditetapkan untuk dapat dipromosikan menjadi Instruktur PEKERTI dan AA. Diakhir sambutan lalu dilanjutkan dengan penandatangan Naskah MoU, pemberian cinderamata dan foto Bersama. Semoga kegiatan ini dapat memberikan nilai manfaat bagi semua pihak. Aamiin.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.