Agenda P3AI Universitas Pasundan

Pusat Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional Universitas Pasundan (P3AI Unpas) sebagai unit yang bertanggung-jawab dalam peningkatan mutu pendidikan melalui aktivitas kegiatan pembelajaran memerlukan koordinasi dan sinkronisasi dengan unit kerja lain di lingkungan universitas pasundan, unit-unit tersebut adalah:

  1. UPT Perpustakaan
  2. Lembaga Penelitian
  3. Lembaga Pengabdian pada Masyarakat
  4. Lembaga Pengembangan dan Pengkajian Syiar Islam
  5. Lembaga Kebudayaan

Selain dengan unit yang ada di Unpas, P3AI akan menjalin kerja sama dengan unit lain di luar Unpas yang terkait dengan program P3AI baik dalam peningkatan proses pembelajaran mahasiswa maupun peningkatan staf pengajar serta peralatan/alat bantu  ajar;  Rencana tersebut akan menjadi pedoman dan berkelanjutan peningkatan mutu pembelajaran menuju kualitas Alumni yang paripurna.

 

Program P3AI

Rencana operasional  Pusat Pengembangan dan Peningkatan Aktivitas Instruksional Universitas Pasundan , disusun oleh tim pembentukan P3AI dengan berpedoman kepada Rencana Strategi dan Rencana Operasional Universitas Pasundan tahun 2018- 2022. Visi, Misi dan Tujuan P3AI seperti yang diuraikan dalam Rencana Strategis dapat dicapai dengan program sebagai berikut :

 

Program Jangka Pendek

  1. Menginventarisasi bahan ajar
  2. Menyiapkan tenaga operator  media ajar
  3. Mendata ruang kelas dengan kelengkapannya
  4. Mengadakan seminar dan pelatihan peningkatan mutu pembelajaran
  5. Menyusun / membuat standar operasional prosedur (SOP)
  6. Mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Kompetensi

 

Program Jangka Panjang

  1. Menfasilitasi dan memotivasi staf pengajar untuk selalu memperbaharui media pengajaran
  2. Menciptakan proses belajar mengajar aktif mandiri
  3. Menfasilitasi dan memotivasi mahasiswa belajar mandiri menggunakan teknologi informasi
  4. Menyiapkan media ajar aplikatif berbentuk audio visual, visual atau audio.
  5. Menyediakan data dan informasi akurat untuk manajemen Universitas Pasundan dalam pengambilan keputusan tentang peningkatan dan pengembangan akitivitas instruksional . proses pembelajaran
  6. Meningkatkan kualitas aktivitas instruksional melalui peningkatan kualitas staf pengajar dalam mentrasfer ilmu kepada mahasiswa.
  7. Mengembangkan kualitas institusi secara terus menerus, melalui program peningkatan dan pengembangan.

 

Penyusunan Rencana Operasional

Program 1Inventarisasi Bahan Ajar

Orientasi:

Pendidikan di Universitas Pasundan harus menghasilkan lulusan yang professional, kompetitif, inovatif, dan kompeten dalam memenuhi kebutuhan masyarakat

Tujuan:

Bahan ajar merupakan unit terkecil dari pelaksanaan pembelajaran berdasarkan kurikulum yang berlaku, sehingga perlu di evaluasi secara berkala untuk melihat keselarasan dengan kondisi saat ini.

Strategi Pengembangan

  1. Pemutakhiran bahan ajar
  2. Peninjauan SAP/RPS dan Silabus pembelajaran
  3. Peninjauan Kurikulum

 

Program 2Penyiapan tenaga operator media ajar

Orientasi:

Pergeseran metode pengajaran dari TCL ke SCL membutuhkan alat bantu pengajaran yang lebih mutakhir didukung dengan teknologi informasi dan komunikasi.

Tujuan:

Mengarahkan tenaga pengajar untuk mempergunakan media ajar dengan teknologi informasi dan komunikasi sebagai pengganti media ajar konvensional.

Strategi Pengembangan

  1. Pelatihan penyusunan bahan ajar berbasis TIK
  2. Pendampingan penyusunan bahan ajar berbasis TIK
  3. Pendampingan Implementasi bahan ajar berbasis TIK
  4. Pengembangan bahan ajar berbasis TIK

 

Program 3Pendataan ruang kelas beserta kelengkapannya

Orientasi:

Pergeseran metode pengajaran dari TCL ke SCL membutuhkan ruang kelas yang mendukung proses pembelajaran, sehingga dibutuhkan alat bantu ajar yang sesuai dengan kebutuhan penyampaian materi ajar.

Tujuan:

  • Inventarisasi kapasitas ruang kuliah dan perlengkapan pembelajaran sebagai pendukung proses pembelajaran
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana
  • Peningkatan penggunaan TIK untuk proses pembelajaran

Strategi Pengembangan

  1. Penjadwalan pemakaian ruang kuliah sesuai dengan karakteristik matakuliah
  2. Penambahan perlengkapan pendukung proses pembelajaran
  3. Pemutakhiran perlengkapan pendukung proses pembelajaran
  4. Penambahan prasarana untuk mendukung SCL

 

Program 4Peningkatan mutu pembelajaran

Orientasi:

Pergeseran metode pengajaran dari TCL ke SCL membutuhkan kesiapan dari staf pengajar dalam mengimplementasikan metode pembelajaran dengan mempergunakan TIK.

Tujuan:

Meningkatkan kualitas pembelajaran yang didukung oleh kesiapan tenaga pengajar untuk menyampaikan materi pembelajaran berbasis TIK.

Strategi Pengembangan

  1. Seminar kesadaran dosen dalam mengembangkan dan meningkatan mutu pembelajaran
  2. Pelatihan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran
  3. Pelatihan Pekerti bagi dosen muda
  4. Pelatihan AA bagi dosen

 

Program 5Standar Operasional Prosedur (SOP)

Orientasi:

Keteraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran perlu didukung oleh tahap persiapan, tahap proses, tahap monitoring, tahap evaluasi, sehingga Plan-Do-Check-Action dapat mencapai standar yang dijadikan target.

Tujuan:

Membangun keteraturan proses pembelajaran dengan standar yang dibakukan, sehingga mampu dimonitor dan dievaluasi secara berkala dan berkelanjutan.

Strategi Pengembangan

  1. Menyusun SOP aktivitas instruksional
  2. Menyusun SOP aktivitas pembelajaran
  3. Menyusun SOP monitoring dan evaluasi
  4. Menyusun SOP pemutakhiran bahan ajar

 

Program 6Kurikulum Berbasis Kompetensi dan KKNI

Orientasi:

Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) merupakan amanat yang memiliki dasar hukum, sehingga implementasinya di perguruan tinggi merupakan sebuah keharusan; Sejak diluncurkannya issue KBK disusul dengan KKNI belum banyak perguruan tinggi yang mengimplementasikannya.

Tujuan:

Mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang berbasis KKNI secara utuh di Universitas Pasundan.

Strategi Pengembangan

  1. Pelatihan KBK dan KKNI bagi tim penyusun kurikulum di Program Studi
  2. Pemutakhiran kurikulum dengan berpedoman pada KBK, KKNI dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi
  3. Penyusunan materi ajar KBK yang berbasis KKNI dengan memanfaatkan TIK

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × two =